ABSES PERITONSILER PDF

Abses Peritonsillar Pembimbing: dr. Kote Noordhianta, Sp. THT-KL, Daniela Angeline Identitas Pasien Nama: Bpk. J.B Usia: REFERAT ABSES PERITONSILER Pembimbing: atra Oleh: Miya Elmira () Yesika Okta S () FK. View Notes – SIMULASI KASUS – ABSES QUINCY from M at Sam Ratulangi University. SIMULASI KASUS THT ABSES PERITONSILER (KOMPETENSI 2).

Author: Daibei Shaktigore
Country: Burkina Faso
Language: English (Spanish)
Genre: Technology
Published (Last): 18 August 2007
Pages: 144
PDF File Size: 16.21 Mb
ePub File Size: 13.14 Mb
ISBN: 924-9-34161-154-5
Downloads: 22792
Price: Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader: Sajind

Tonsil palatina merupakan bagian dari cincin waldeyer. Prognosis3 Abses peritonsil hampir selalu berulang bila tidak diikuti dengan tonsilektomi. Tonsil terdorong ke tengah, depan, dan bawah, uvula bengkak dan terdorong ke sisi kontra lateral.

Gambaran lainnya termasuk pembesaran asimetrik tonsil dan fossa sekitarnya. Komplikasi juga terjadi akibat tindakan insisi pada abses akibat perdarahan yang terjadi pada arteri supratonsilar.

Pada anak-anak jarang terjadi kecuali pada mereka yang menurun sistem immunnya, tapi infeksi bisa menyebabkan obstruksi jalan napas yang signifikan pada anak-anak. Pelepasan tekanan secara mendadak menimbulkan batuk yang berguna untuk mempertahankan ekspansi alveoli terminal dari paru dan membersihkan sekret atau partikel makanan yang berakhir dalam aditus laringis, selain semua mekanisme proteksi lain yang disebutkan di atas.

Peritonsillar abscess in emergency medicine. Pembuluh limfe masuk dalam nl. Palatofaringeus merupakan otot yang tersusun vertikal dan diatas melekat pada palatum mole, tuba eustachius dan dasar tengkorak. Keparahan dan peritonsilef ditunjukkan dari trismus. Kripta tonsil berbentuk saluran tidak sama panjang dan masuk ke bagian dalam jaringan tonsil yang mengandung jaringan limfoid dan disekelilingnya terdapat jaringan ikat. Dan pada palpasi palatum molle teraba fluktuasi. Orofaring terbuka ke rongga mulut pada pilar anterior faring.

Abses yang ruptur spontan biasanya pecah dari pilar anterior.

ABSES PERITONSILER by Gung Istri Julia Tensadiani on Prezi Next

Namun, teori yang paling banyak diterima adalah kemajuan progression episode tonsillitis eksudatif pertama menjadi peritonsillitis dan kemudian terjadi pembentukan abses yang sebenarnya frank abscess formation. Singkatnya setelah lahir, tonsil tumbuh secara irregular dan sampai mencapai ukuran dan bentuk, tergantung dari jumlah adanya jaringan peitonsiler.

Related Posts (10)  DEWALT DW734 MANUAL PDF

Pertama, gerakan makanan dari mulut ke faring secara volunter. Kebanyakan pasien menderita nyeri hebat. Akibat limfadenopati dan inflamasi otot, pasien sering mengeluhkan nyeri leher dan terbatasnya gerakan leher torticolis. Otot ini meluas kebawah sampai kedinding atas esofagus. Peristaltik dibantu oleh gaya berat, menggerakkan makanan melalui esofagus dan masuk ke peritonsiled. Abses peritonsil Quinsy merupakan salah satu dari Abses leher dalam dimana selain itu abses leher dalam dapat juga abses retrofaring, abses parafaring, abses submandibula dan angina ludovici Ludwig Angina.

Penyakit Telinga, Hidung dan Tenggorokan, Plika semilunaris supratonsil adalah lipatan sebelah atas dari mukosa yang mempersatukan kedua pilar.

Pada stadium infiltrasi, diberikan antibiotika dosis tinggi dan obat simtomatik. Size px x x x x Selama masa embrio, tonsil terbentuk dari kantong pharyngeal kedua sebegai tunas dari sel endodermal.

Bila terdapat maka untuk mengatasi nyeri, trismus, diberikan analgesia lokal di ganglion sfenopalatum. Etiologi Proses ini terjadi sebagai komplikasi tonsilitis akut atau infeksi yang bersumber dari kelenjar mukus Weber di kutub atas tonsil. Gabungan dari bakteri aerobic dan anaerobic di daerah peritonsil. Aspirasi material yang purulen merupakan tanda khas, dan material dapat dikirim untuk dibiakkan untuk mengetahui organisme penyebab infeksi demi kepentingan terapi antibiotika.

Untuk itulah diperlukan penanganan dan intervensi sejak dini. Carotis interna terletak 2,5 cm di belakang dan lateral tonsilla. Hal ini mencegah inhalasi makanan atau saliva.

REFERAT ABSES PERITONSILER – Free Download PDF

Pada bayi posisi laring yang lebih tinggi memungkinkan kontak antara epilglotis dengan permukaan posterior palatum mole. Bagian luar tonsil terikat pada m. Gray RF, Hawthrorne M. Tips Praktis Mengenali Abses Peritonsil.

Abses dapat pecah spontan, sehingga dapat terjadi aspirasi ke paru. Di lain pihak, berbisik diduga terjadi akibat lolosnya udara melalui komisura posterior di antara aritenoid yang terabduksi tanpa getaran korda vokalis sejati 2. Bentuk seperti kerucut yang terletak disentral disebut uvula. Abses peritonsil adalah penyakit infeksi yang paling sering terjadi pada bagian kepala dan leher. Otot suprahioid berkontraksi, elevasi tulang hioid dan laring dan dengan demikian membuka hipofaring dan sinur piriformis.

Related Posts (10)  CINDY TRIMM ACTIVATION DECLARATIONS PDF

Karena pasien dengan abses peritonsil seringkali dalam keadaan sepsis dan menunjukkan tingkat dehidrasi yang bervariasi akibat tidak tercukupinya asupan makanan.

Tempat yang bisa berpotensi terjadinya abses adalah adalah didaerah pillar tonsil anteroposterior, fossa piriform inferior, dan palatum superior.

Diagnosis Pemeriksaan Fisik Pada pemeriksaan fisik, didapatkan tonsilitis akut dengan asimetri faring sampai dehidrasi dan sepsis. Gejala klinis terus Abses peritonsil akan menggeser kutub superior tonsil ke arah garis tengah dan dapat diketahui derajat pembengkakan yang ditimbulkan di palatum molle.

Hasilnya dapat digunakan untuk pemilihan antibiotik yang tepat dan efektif, untuk mencegah timbulnya resistensi antibiotik. Sekuele poststreptokokus glomerulonefritis, demam rhematik apabila bakteri penyebab infeksi adalah streptococcus Grup A. Komplikasi7 Komplikasi abses peritonsil dapat berupa edema laring akibat tertutupnya rima glotis atau edema glotis akibat proses perluasan radang ke bawah. Pterigoid interna, sehingga menimbulkan spasme muskulus tersebut. Penyakit-Penyakit Nasofaring Dan Orofaring.

REFERAT ABSES PERITONSILER

Abses leher dalam terbentuk dalam ruang potensial diantara fasia leher dalam sebagai akibat dari penjalaran infeksi dari berbagai sumber, seperti gigi, mulut, tenggorok, sinus paranasal, telinga tengah dan leher tergantung ruang mana yang terlibat.

Pada stadium permulaan, stadium infiltratselain pembengkakan tampak juga permukaan yang hiperemis. Penonjolan di median membaginya menjadi dua bagian. Pada pemeriksaan fisik, didapatkan tonsilitis akut dengan asimetri faring sampai dehidrasi dan sepsis.